Rumah Sakit Pratama Kriopanting Payung Gelar Simulasi Penggunaan APD

Payung - Karyawan RSP Kriopanting Payung semangat mengikuti simulasi pemakaian dan pelepasan alat pelindung diri (APD), Jumat (20/03/2020). Sosialisasi ini menjadi salah satu persiapan RSP Kriopanting dalam menghadapi pasien nCoV-2019 atau Covid-19.

“Ini kegiatan simulasi pemakaian alat pelindung diri yang lengkap khusus untuk penanganan pasien corona virus,” ujar Amir Rudin, selaku Koordinator Sanitarian dan tim PPI RSP Kriopanting, yang juga pernah menghadiri  kegiatan simulasi pemasangan APD.

Simulasi tersebut diikuti sekitar 30 orang karyawan RSP Kriopanting, mulai dari Dokter, Perawat, ahli gizi, Radiografer, Laboratorium hingga tenaga keamanan dan Sopir. Diharapkan para karyawan dapat menggunakan APD secara lengkap dan benar.

Diharapkan para karyawan yang mengikuti simulasi ini, dapat mengajarkan cara pemakaian APD lengkap dengar benar, kepada rekannya yang lain. jika ada pasien corona virus.

“Tidak hanya pasien saja yang kita rawat, tapi juga keselamatan tenaga medis harus kita perhatikan. Jangan sampai karena penggunaan APD yang tidak benar, malah mencelakai tenaga medis,” sebut direktur RSP Kriopanting Dokter Helen Sukendy.

Ia juga mengingatkan, dalam mengenakan APD tidak boleh ada lubang atau alat non medis yang terlihat dari tubuh. “Jadi kalau APD robek sedikit saja, harus diganti. Jangan disayang-sayang mentang-mentang baru. Kita juga harus menjaga keselamatan diri dan keluarga kita di rumah,”

" RSP Kriopanting hanya dapat merujuk Pasien suspek corona virus dan tidak merawatnya disini dikarenakan RSP Kriopanting masih kurang kelengkapannya untuk Merawat Pasien suspek corona virus ungkap direkrut dokter helen sukendi.

Diharapkan masyarakat budayakan hidup sehat dan cuci tangan sesuai standar WHO

Pesan direktur RSP Kriopanting Dokter Helen Sukendy kepada masyarakat “bahwa silahkan gunakan metode sosial distance atau jaga jarak sosial untuk menghindari virus covid-19 dan ikuti anjuran pemerintah selama 14 hari berada di rumah kecuali keadaan penting atau darurat”.